Selasa, 11 Mei 2010

HUB VS Switch

Di dalam jaringan local atau Local Area Network kita mengenal beberapa topologi jaringan seperti star, mesh, dll. Dalam jaringan tersebut satu computer akan terhubung ke computer yang lainnya. Tentunya untuk bisa menghubungkan setiap computer yg tergabung dalam jaringan local kita butuh perangkat untuk menghubungkannya, nah udah pada tau kan perangkatnya? Yups bener banget kita bisa gunakan Hub atau Switch. Secara umum fungsi kedua alat ini bisa dikatakan sama jika dilihat dari fungsinya sebagai penghubung jaringan. Terus mana yang akan di pilih jika kita ingin membangun suatu jaringan computer? Silahkan akses ke google dan masukan kata kuncinya hehehe….kalo yg males googling baca aja cerita di bawah ini yang ane kutip dari beberapa sumber ( maklum bisanya Cuma nyontek xixixi….)

HUB
Kalo diliat dari layer tcpip Hub itu bekerja di layer 1 (physical layer), jadi hub tidak pernah mengidentifikasikan asal dan tujuannya. Pokoknya begitu ada aliran data di 1 port hub dia akan langsung meneruskan ke semua port nya secara broadcast gak perduli mau port itu butuh apa gak informasi tsb pokoknya lanjutkan !! xixixi…karena sifatnya yang broadcast itu security di hub menjadi sangat rentan sekali karena untuk tau data yg sedang lewat di hub cukup koneksikan saja perangkat ke sembarang port hub tsb terus jalankan aplikasi untuk sniffing atau spoofing dapet deh informasinya.
Secara bandwidth hub juga tidak efisien karena smua port di hub berada dalam 1 collision domain. eh udah tau kan maksudnya collision domain? terjemahan bebasnya si wilayah tabrakan informasi hehehe.. jadi jika port A akan kirim ke port B dan pada saat yg bersamaan port C akan kirim ke port D maka data tersebut pasti akan bertabrakan walopun maksud si A maunya si kirim ke B gara2 jalannya cuman 1 tabrakan deh jadinya. Sifat Hub juga half duplex jadi untuk bertukar informasi harus gentian gak bisa barengan kirim informasi. Ada si metode seperti CSMA/CD yang di support oleh LAN card yang berfungsi mendelay transmit data jika ada collision yang terjadi tapi tetap saja transfer data jadi lebih lemot hehe…
Terus ngapain kita pake Hub kalo kebanyakan kelemahannya disbanding kelebihannya? Pertimbangannya tentu harus diliat dai jaringan yg akan kita bangun. Kalo Cuma jaringan LAN yang menghubungkan beberapa PC saja cukup gunakan Hub karena secara ekonomis lebih murah. Tapi untuk jaringan lebih besar baru kita mikir2 lagi buat pake Hub CMIIW

SWITCH
Berbeda dengan hub, switch bekerja pada layer 2 (data link layer). Jadi dalam meneruskan frame switch akan mengecek data mac address asal dan tujuannya. Selain itu switch punya collision domain yang berbeda untuk setiap portnya.singkatnya switch ini lebih pinter dikit dari hub lah hehehe….bandwidth juga lebih efisien karena collision domain per port, jadi komunikasi antar port tidak akan saling mengganggu.
Dalam bekerja Switch punya beberapa proses yang harus dilakukan sebelum meneruskan frame ke tujuannya. Berikut proses yang ane tau 
1. Listening
Pada tahap ini switch selalu listening atau mengecek setiap portnya, begitu ada yang terkonek ke port switch maka switch akan bekomunikasi dengan perangkat. Yang akan di cek adalah data mac address dari perangkat yang terhubung ke switch.
2. Learning
Begitu ada perangkat yang konek ke salah satu port, switch akan mencatat mac address perangkat itu ke dalam mac-table switch. Proses pencatatan ini yg di sebut learning.
3. Flooding
Ketika suatu perangkat konek ke switch mac address akan di catat oleh switch begitu ada perangkat dari salah satu port mau kirim ke port lain switch akan cek mac address tujuan ada gak di mac-table. Kalo tidak ada maka data tersebut akan di flooding/broadcast ke semua port yang aktif kecuali port asalnya
4. Forwarding
Pada proses ini ketika mac address tujuan ada di mac-table maka data akan langsung di forward ke port tujuan
5. Filtering
Switch akan membuang frame kalau mac address asal dan tujuan ada di port yang sama

Kalau dilihat dari prosesnya tidak heran kalo kita baru konek ke switch tidak bisa langsung kirim data karena switch nya lagi kenalan dulu sama perangkat yg baru konek itu 
Kalau dengan fitur standar nya sebagai penghubung dalam jaringan terlihat switch tidak jauh beda dengan hub. Switch juga punya kelemahan, yaitu broadcastnya yang ke semua port kalau mac address tujuan tidak ada di mac-table walopun sebenernya tujuannya tidak ke semua port. Untuk mengatasi masalah broadcast ini kita bisa gunakan VLAN berbeda untuk tiap port, jadi antar port bisa berkomunikasi kalau VLAN nya sama. Masalahnya dengan VLAN ini kalau port dengan VLAN berbeda tidak bisa saling berkomunikasi. Untuk bisa berkomunikasi harus di lewatkan router dulu atau bisa juga menggunakan layer 3 switch yang support routing antar vlan.nah fitur2 di layer 3 switch ini banyak sekali mulai dari routing antar vlan, security port, trunking vlan, dan masih banyak yang lainnya.
Demikian sekilas tentang switch dan hub kalo masih ada yg belum jelas berarti normal karena emang penjelasan diatas jauh dari jelas hehehe….untuk lebih jelas kayanya emang gak boleh males nanya2 sama mbah google 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar